Mencari Traffic Tanpa Search Engine

Written By Caesar Soes on Wednesday, January 20, 2010 | Wednesday, January 20, 2010

Menarik pengunjugng ke situs web tak harus pakai search engine. Setidaknya ada 2 teknik yang cukup efektif untuk itu.

Pengunjung situs web bisa dipancing dengan menfaatkan mesin pencari. Taktik sederhananya begini: situs web kita ada halaman pertama hasil pencarian. Dengan begitu, sangat besar kemingkinan orang mengeklik ke halaman situs web.
Sebetulnya, sebuah situs dapat memperoleh pengunjung tanpa harus menfaatkan mesin pencari. Ada beberapa cara untuk itu. Bisa dengan teknik yang di kenal dengan "blogwalking", bisa juga dengan teknik lain. Nah apa saja? ini dia.




"Color Is Magic"
Seperti dikatakan oleh para webmaster kelas dunia, "Color is magic". Artinya, pemilik situs web jangan hanya mengandalkan isi situs web. Tapi, perhatikan juga warna dan tampilan situs web.
Oh iya, tidak berarti situs web yang berwarna-warni bikin pengunjung betah. Situs web dengan tiga jenis warna yang berbeda yang bikin mata pengunjung nyaman, Begitu hasil penelitian.

Bukan Salah Alamat
Nama itu penting. Alamat situs web yang menarik bisa bikin orang penasaran. Logikanya, nama situs web berkaitan dengan isi situs web.
Nyatanya tidak selalu begitu.
Contohnya adalah sebuah situs web beralamat Shoemoney.com. Tak jelas arti naman itu. Tapi, karena ada "money"-nya orang berpikir ada hubungannya sama duit. Karena ada "shoe"-nya juga, mungkin orang akan berpikir ini adalah situs web untuk mendapat uang dari sepatu.
Kenyataan tidak begitu. Alamat situs web itu diambil dengan memelesetkan nama pemiliknya, Jeremy Schoemaker. Kamu akan kaget ketika bertandang kesana. Isi situs web itu tidak berhubungan dengan sepatu. Situs web itu hanya blog berisi pengalaman pribadi sang penulis dan beberapa trik mencari uang di internet. Tapi, situs itu punya lebih dari 50ribu pelanggan. Twitter si schoemaker itu pun diikuti oleh 80ribu lebih.
Jadi, tak haram yah punya alamat situs web yang nggak nyambung dengan isi situs web.

Jenis Bahasa
Bahasa ini penting karena menentukan cakupan pembaca. Pakailah bahasa Indonesia kalau situs web kamu memang untuk orang-orang Indonesia. Tak perlu kamu pusing berbahasa Inggris agar semakin menarik pembaca.
Nah, kalau situs web mau dibikin seluas luasnya, sampai-sampai dibaca orang diluar negeri (bukan orang Indonesia yang ada diluar negeri yah), tentu kudu berbahasa Inggris
Jangan khawatir meski Anda kurang mahir berbahasa Inggris. Situs web dengan CMS (Content Management System) - wordpress, Joomla, Drumla, dll bisa diinstal plugin yang bisa menerjemahkan isi situs web. Masalahnay, beberapa kalimat diterjemahkan serampangan, sehingga kalimat jadi kacau

1 comments:

akulputra said...

nice post
http://gtrendtopics.blogspot.com/

Post a Comment