KATAKAN TIDAK PADA ROY SURYO

Written By Caesar Soes on Saturday, November 14, 2009 | Saturday, November 14, 2009

Dalam membodohi publik, roy suryo biasanya menggunakan kata kata berikut :



* Metadata = Pemalsuan metadata artinya mengganti beberapa bagian dari isi pesan tersebut. Bener gag ne?

* 68% = 68% berasal dari pernyataan Roy Suryo bahwa dari seluruh anggota Friendster, 68%-nya adalah Palesu. Dan tentunya angka 68% ini berasal dari estimasi yang tidak berdasar.
Angka 68% adalah angka mistis paling populer dari Roy Suryo, tetapi selain 68%, ybs pernah mengeluarkan angka-angka mistis lain seperti 88%, 48% dan 28%.

* Trend Sesaat = Percayalah pada Roy Suryo, satu-satunya Pakar Telematika di INDONESIA bahwa Blog adalah Trend Sesaat™

* Tidak kompeten = dan merasa dirinya paling kompeten

* Katarsis

* Karakter Asinan = merupakan plesetan dari "Character Assassination", sebuah istilah yang sering dilontarkan Roy Suryo terhadap tokoh-tokoh protagonis.

* Norak = karena roy suryolah yang paling tidak norak

* Mendambakan Sesuatu Seperti Sediakala = pernyataan yang dilontarkan ketika dia menemukan lagu indonesia raya versi zaman penjajahan diserver milik belanda

* Kemane Aje Lu = khas sang ruy suryo

* Saya yakin bahwa itu palsu = karena roy suryolah pakar telematika yang terbaik

* Ke mana-mana ROY SURYO selalu ditemani benda pusaka: tiga handphone, sebuah handy talkie, dan laptop. Itu belum apa-apa. Delapan parabola dan sepuluh televisi ngendon di rumahnya—beberapa rakitan sendiri. Menurut dia, letak Indonesia di garis katulistiwa kerap dilewati berbagai satelit, "Bodoh kalau kita tak memanfaatkannya untuk gratisan," tuturnya sambil terbahak. Kesepuluh televisi itu ada di berbagai sudut rumahnya, termasuk di kamar mandi. Dan itulah tempat favoritnya membaca buku, atau mandi sambil nonton televisi.

* Cara tidurnya tidak biasa: tidur di atas jam tiga dini hari dan bangun pukul 05.00. Kesempatan lain untuk tidur di taksi atau pesawat. "Bukan waktu tapi kualitasnya," komentarnya soal tidurnya.

* perkataannya halus diawal

* tiba-tiba "meledak" walaupun disamarkan dalam kata2nya yg tetap halus

* dalam kalimatnya selalu ada narsisme

* selalu menyebut orang2 terkenal dlm commentnya

* bersandiwara seakan-akan ia hanya teman/kenalan RS walaupun dalam kenyataan tulisannya ia sangat memahami "who is"

* sering mengatakan "telah melakukan pengajian teknologi" dalam membuktikan suatu masalah



note:

cross post dari berbagai blog yang juga sudah mengcross post tulisan ini dari sebuah thread di forum kaskus.us

0 comments:

Post a Comment